UJI SITOTOKSIK EKSTRAK DAN FRAKSI KULIT POHON KELOR (Moringaoleifera L) TERHADAP SEL HepG2

Lukvianasari, Devi (2020) UJI SITOTOKSIK EKSTRAK DAN FRAKSI KULIT POHON KELOR (Moringaoleifera L) TERHADAP SEL HepG2. Skripsi thesis, Universitas Setia Budi Surakarta.

[img] Text
2. BAB IV revisi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB) | Request a copy
[img] Text
2. BAB V revisi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
BAB I REVISI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (504kB) | Request a copy
[img] Text
BAB II-1 (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III (48).pdf
Restricted to Registered users only

Download (515kB) | Request a copy
[img] Text
form pernyataan publikasi devi (1).pdf

Download (132kB)
[img] Text
INTISARI (24).pdf

Download (95kB)

Abstract

Liver cancer is the fourth leading cause of death that often occurs in men rather than women.. This study aims to determine the cytotoxic activity of extracts, ethyl acetate fraction, n-hexane fraction and water fraction on HepG2 liver cancer cells and to determine the selectivity index for vero cells,. The bark moringa (Moringa oleifera L) was extracted using the maseration method with 96% ethanol and fractionated using n-hexane, ethyl acetate and water. Cytotoxic activity test using the MTT method with a concentration series of 1000; 500; 250; 125; 62,5; 31,2; 15,6; 7,8125 μg/ml while in the positive control using the concentration series namely 2200; 100; 50; 25; 12,5; 6,25; 3,125; 1,5625μg/ml. The test results of cytotoxic activity of bark moringa extract had an IC50 value of 141,2538 μg / ml, IC50 n-hexan fraction: 316,2278μg / ml, IC50 ethyl acetate fraction: 7943μg/ml and IC50 water fraction: 132,62 μg / ml. The IC50 doxorubicin: 79,432μg / ml. The selectivity index of the extract and n-hexane fraction gave a maximum effect on normal cells, while doxorubicin caused cytotoxicity in normal cells. Keywords: cytotoxic, HepG2 cell,bark moringa, selectivity index Kanker hati merupakan penyebab kematian peringkat keempat sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik ekstrak, fraksi etil asetat, fraksi n-heksan dan fraksi air kulit pohon kelorterhadap sel kanker hati HepG2 dan untuk mengetahui indeks selektivitas terhadap sel vero. Kulit pohon kelor diekstraksi dengan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% dan difraksinasi dengan menggunakan n-heksan, etil asetat dan air. Uji aktivitas sitotoksik dilakukan dengan menggunakan metode MTT dengan seri konsentrasi 1000; 500; 250; 125; 62,5; 31,2; 15,6; 7,8125 μg/ml, kontrol positif menggunakan seri konsentrasi yaitu 200; 100; 50; 25; 12,5; 6,25; 3,125; 1,5625μg/ml. Hasil uji aktivitas sitotoksik ekstrak kulit pohon kelor memiliki nilai IC50 sebesar 141,2538 μg/ml, IC50 fraksi n-heksan:316,2278 μg/ml, IC50 fraksi etil asetat:7943 μg/ml dan IC50 pada fraksi air :1584893 μg/ml. Nilai IC50 doksorubisin:79,432μg/ml. Indeks selektifitas pada ekstrak dan fraksi n-heksan memberikan memberikan pengaruh maksimal pada sel normal, sedangkan pada doxorubisin menyebabkan sitotoksik pada sel normal. Kata kunci : Indeks selektivitas, kulit pohon kelor, sel HepG2, sitotoksik

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Indeks selektivitas, kulit pohon kelor, sel HepG2, sitotoksik cytotoxic, HepG2 cell,bark moringa, selectivity index
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Prodi S1 Farmasi
Depositing User: Mrs NOVI HANDAYANI
Date Deposited: 17 Mar 2022 07:51
Last Modified: 17 Mar 2022 07:51
URI: http://repository.setiabudi.ac.id/id/eprint/4513

Actions (login required)

View Item View Item