ANALISIS PENGAWET PADA JELLY AGAR YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL DI KECAMATAN JEBRES, SURAKARTA

UTAMI, DINAR WAHYU (2019) ANALISIS PENGAWET PADA JELLY AGAR YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL DI KECAMATAN JEBRES, SURAKARTA. Karya Tulis Ilmiah thesis, Universitas Setia Budi.

[img] Text
INTISARI & ABSTRACT.pdf

Download (71kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI.pdf

Download (469kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (894kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (223kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (284kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (181kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf

Download (511kB)

Abstract

Jelly agar merupakan produk olahan pangan dari rumput laut yang diberi sari buahbuahan, gula dan air serta memiliki tekstur setengah padat namun kenyal. Produsen jelly agar menambahkan bahan pengawet makanan untuk mempertahankan kualitas dan memperpanjang umur simpan. Bahan pengawet yang diperkenankan dan biasa digunakan untuk produk jelly agar adalah natrium benzoat, kalium sorbat dan belerang dioksida. Masing-masing bahan pengawet tersebut diatur batas maksimum penggunaannya dalam Peraturan Kepala BPOM RI No. 36 Tahun 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar pengawet yang terdapat pada produk jelly agar. Analisis kualitatif dilakukan terhadap bahan pengawet natrium benzoat, kalium sorbat dan belerang dioksida apakah terdapat pada produk jelly agar yang dijual di pasar tradisional di Kecamatan Jebres, Surakarta. Selanjutnya dilakukan analisis kuantitatif untuk mengetahui kadar bahan pengawet yang terdapat pada produk jelly agar. Analisis kuantitatif bahan pengawet pada produk jelly agar dengan metode titirimetri dan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan dari keempat sampel jelly agar yang dianalisis, terdapat tiga sampel jelly agar yang positif mengandung bahan pengawet natrium benzoat dengan kadar masing-masing Jelly A sebesar 688,559 mg/kg; Jelly B sebesar 488,161 mg/kg dan Jelly C sebesar 139,711 mg/kg. Terdapat 2 sampel jelly agar yang tidak memenuhi baku mutu sesuai Peraturan Kepala BPOM RI No. 36 Tahun 2013 yaitu sampel Jelly A dan Jelly B karena lebih dari 200 mg/kg. Kata kunci : belerang dioksida, jelly agar, kalium sorbat, natrium benzoat, pengawet, titrimetri

Item Type: Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: belerang dioksida, jelly agar, kalium sorbat, natrium benzoat, pengawet, titrimetri
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik > Prodi D3 Analis Kimia
Depositing User: Tifany Nur Arfiana
Date Deposited: 04 Dec 2019 07:25
Last Modified: 04 Dec 2019 07:25
URI: http://repository.setiabudi.ac.id/id/eprint/4031

Actions (login required)

View Item View Item