PEMERIKSAAN Ctenocephalides felis DAN TELUR Dipylidium caninum PADA FESES KUCING SERTA PEMELIHARA KUCING DI TEMPAT SINGGAH KUCING JAGALAN RT 02 / RW 14, SURAKARTA

Nuansari, Sherlynia Bella (2019) PEMERIKSAAN Ctenocephalides felis DAN TELUR Dipylidium caninum PADA FESES KUCING SERTA PEMELIHARA KUCING DI TEMPAT SINGGAH KUCING JAGALAN RT 02 / RW 14, SURAKARTA. Karya Tulis Ilmiah thesis, Universitas Setia Budi Surakarta.

[img] Text
BAB I.pdf

Download (400kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (194kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (189kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf

Download (343kB)
[img] Text
INTISARI DAN ABSTRAK.pdf

Download (33kB)
[img] Text
LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (570kB)

Abstract

Kucing adalah salah satu hewan kesayangan yang banyak dipelihara masyarakat, tetapi tidak jarang kesehatan kucing tidak diperhatikan. Kucing memiliki peran penting bagi kesehatan masyarakat sebagai reservoir dari banyak penyakit yang dapat menular pada manusia (zoonosis). Tempat singgah kucing ini tidak hanya di Jagalan tetapi setelah dirawat di Jagalan dan sudah sembuh total maka kucing dapat dipindahkan ke rumah singgah di daerah Gulon untuk siap diadobsi bagi yang berminat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya Ctenocephalides felis dan telur Dipylidium caninum pada feses kucing serta pemelihara kucing di Tempat Singgah Kucing Jagalan Rt 02 / Rw 14, Surakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode secara langsung yaitu secara makroskopik dan mikroskopik. Identifikasi Ctenocephalides felis dengan 20 sampel kucing. Pemeriksaan 20 sampel feses kucing dan 3 sampel feses manusia untuk mengetahui ada tidaknya telur Dipylidium caninum. Sampel diambil di Tempat Singgah Kucing Jagalan Rt 02 / Rw 14, Surakarta. Berdasarkan hasil pemeriksaan Sampel 20 kucing positif 100% terinfeksi pinjal Ctenocephalides felis. Feses kucing yang terinfeksi telur cacing yaitu 20% dari 20 sampel didapatkan 4 sampel yang terinfeksi oleh cacing Dipylidium caninum sedangkan pada sampel feses pemelihara kucing sebanyak 3 sampel tidak ada yang terinfeksi telur Dipylidium caninum atau negatif. Kata Kunci : Kucing, Ctenocephalides felis, Dipylidium caninum

Item Type: Thesis (Karya Tulis Ilmiah)
Uncontrolled Keywords: Kucing, Ctenocephalides felis, Dipylidium caninum
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Prodi D3 Analis Kesehatan
Depositing User: Mrs NOVI HANDAYANI
Date Deposited: 04 Dec 2019 07:32
Last Modified: 04 Dec 2019 07:32
URI: http://repository.setiabudi.ac.id/id/eprint/3974

Actions (login required)

View Item View Item