UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSAN, FRAKSI ETIL ASETAT DAN AIR DARI EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica Papaya L) TERHADAP Escherchia coli ATCC 25992.

Pakereng, Yasti Alisna (2019) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI FRAKSI n-HEKSAN, FRAKSI ETIL ASETAT DAN AIR DARI EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (Carica Papaya L) TERHADAP Escherchia coli ATCC 25992. Skripsi thesis, Universitas Setia Budi.

[img] Text
INTISARI ABSTRAK.pdf

Download (93kB)
[img] Text
PUBLIKASI.pdf

Download (335kB)
[img] Text
COVER-BAB 1.pdf

Download (544kB)
[img] Text
BAB 2.pdf

Download (328kB)
[img] Text
BAB 3.pdf

Download (257kB)
[img] Text
BAB 4.pdf

Download (232kB)
[img] Text
BAB 5-LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Biji pepaya (Carica Papaya L) dari family Caricaceae merupakan tanaman yang telah banyak digunakan masyarakat dalam bidang pengobatan. Biji pepaya mengandung senyawa triterpenoid, alkaloid, flavonoid dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol, fraksi n-heksan, etil asetat serta air dari biji pepaya dan untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) fraksi teraktif dari biji pepaya terhadap pertumbuhan Escherichia coli ATCC 25992. Biji pepaya diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian difraksinasi dengan pelarut n-heksan, etil asetat dan air. Ekstrak etanol 70%, fraksi n-heksan, etil asetat dan air diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi disk dengan beberapa konsentrasi. Fraksi teraktif yang didapat dari metode difusi kemudian dilanjutkan dengan metode dilusi dengan konsentrasi 10%, 5%, 2,5%, 1,25%, 0,625%, 0,312%, 0,156%, 0,078%, 0,039% dan 0,019%. Hasil pengujian aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol 70%, fraksi nheksan, etil asetat dan air dengan metode difusi menunjukkan adanya daya hambat dengan adanya daerah jernih disekitar disk. Diameter hambat rata-rata yang paling besar adalah fraksi etil asetat dengan rata-rata 23,6 mm pada konsentrasi 10%. Fraksi etil asetat dari biji pepaya mempunyai aktivitas antibakteri yang paling aktif dibandingkan ekstrak etanol 70%, fraksi n-heksana, dan air. Hasil penelitian dengan metode dilusi menunjukkan bahwa Konsentrasi Bunuh Minimum fraksi etil asetat adalah 1,25%. Kata kunci : Carica Papaya L, Escherichia coli ATCC 25992, difusi, dilusi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Carica Papaya L, Escherichia coli ATCC 25992, difusi, dilusi.
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Divisions: Fakultas Farmasi > Prodi S1 Farmasi
Depositing User: Tifany Nur Arfiana
Date Deposited: 16 Nov 2019 02:49
Last Modified: 16 Nov 2019 02:49
URI: http://repository.setiabudi.ac.id/id/eprint/3899

Actions (login required)

View Item View Item