PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BIJI OYONG (Luffa acutangula (L.) Roxb) DENGAN METFORMIN TERHADAP AKTIVITAS GLUCOSE TRANSPORTER 4 JARINGAN OTOT PADA MODEL TIKUS DIABETES MELLITUS TIPE II RESISTEN INSULIN

Korassa, Yulius Baki (2014) PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BIJI OYONG (Luffa acutangula (L.) Roxb) DENGAN METFORMIN TERHADAP AKTIVITAS GLUCOSE TRANSPORTER 4 JARINGAN OTOT PADA MODEL TIKUS DIABETES MELLITUS TIPE II RESISTEN INSULIN. Tesis thesis, Universitas setia budi.

[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (462kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (419kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (970kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (84kB) | Request a copy
[img] Text
BAB VI - LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)
[img] Text
COVER - BAB I.pdf

Download (500kB)
[img] Text
INTISARI.pdf

Download (15kB)

Abstract

Oyong merupakan tanaman yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit Diabetes Mellitus (DM) tipe II. Dalam terapi DM terdapat kemungkinan pemakaian bersama-sama dengan antidiabetes oral (ADO) seperti metformin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas kombinasi ekstrak etanol biji oyong dan metformin terhadap penurunan kadar glukosa darah dan peningkatan aktivitas translokasi protein glucose transporter 4 (GLUT-4) jaringan otot pada model tikus DM tipe II resistensi insulin. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode acak lengkap pola searah. Hewan uji yang digunakan dibagi menjadi 10 kelompok uji. Kelompok 1: kontrol normal; kelompok 2: metformin 45 mg/kg BB; kelompok 3: ekstrak etanol 200 mg/kg BB; kelompok kombinasi metformin:ekstrak etanol berturut-turut dari kelompok 4 sampai kelompok 10: 11,25:150; 22,5:100; 33,7:50; 11,25:100; 11,25:50; 22,5:50 dan 33,7:150 mg/kg BB. Hewan diinduksi resisten insulin dengan pemberian glukosa monohidrat, High Fat Diet (HFD) dan minyak babi. Resistensi insulin pada tikus diuji menggunakan 3 parameter, yaitu: (1) uji kadar glukosa darah puasa, (2) uji toleransi glukosa darah dan (3) pengamatan ekspresi protein GLUT-4 pada jaringan otot. Hasil uji aktivitas antidiabetes menunjukkan bahwa kelompok kombinasi metformin 22,5 mg/kg BB dan ekstrak etanol biji oyong 100 mg/kg BB (50:50) memiliki aktivitas yang paling optimal terhadap prosentase penurunan kadar glukosa darah dan peningkatan jumlah translokasi protein GLUT-4 pada tikus yang dikondisikan DM tipe II resistensi insulin. Hasil analisis statistik (p<0,05) menunjukkan hubungan antara jumlah peningkatan protein GLUT-4 dengan persen penurunan kadar glukosa darah adalah linear atau saling mempengaruhi. Kata kunci: Luffa acutangula (L.) Roxb, resistensi insulin, protein GLUT-4

Item Type: Thesis (Tesis)
Additional Information: Dr.Gunawan Pamudji Widodo., M.Si., Apt
Uncontrolled Keywords: Luffa acutangula (L.) Roxb, resistensi insulin, protein GLUT-4
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Prodi S2 Farmasi
Depositing User: Mrs NOVI HANDAYANI
Date Deposited: 01 Nov 2019 08:03
Last Modified: 01 Nov 2019 08:03
URI: http://repository.setiabudi.ac.id/id/eprint/3167

Actions (login required)

View Item View Item