EFEK AFRODISIAKA KOMBINASI INFUSA BIJI PALA (Myristica fragans Houtt) DAN BIJI PRONOJIWO (Kopsia fruticosa (Ker.) D.C) TERHADAP FREKUENSI CLIMBING TIKUS PUTIH JANTAN

Christanto, Yogi Adi (2013) EFEK AFRODISIAKA KOMBINASI INFUSA BIJI PALA (Myristica fragans Houtt) DAN BIJI PRONOJIWO (Kopsia fruticosa (Ker.) D.C) TERHADAP FREKUENSI CLIMBING TIKUS PUTIH JANTAN. Skripsi thesis, Universitas Setia Budi Surakarta.

[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (70kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (116kB) | Request a copy
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB) | Request a copy
[img] Text
BAB V-LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
COVER-BAB I.pdf

Download (553kB)
[img] Text
INTISARI.pdf

Download (134kB)

Abstract

Biji pala (Myristica fragans Houtt) dan biji pronojiwo (Kopsia fruticosa (Ker.) D.C) merupakan tanaman yang berkhasiat untuk afrodisiaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi infusa biji pala (Myristica fragans Houtt) dan biji pronojiwo (Kopsia fruticosa (Ker.)D.C) dalam bentuk sediaan infusa memiliki efek afrodisiaka. Dalam penelitian ini hewan uji dikelompokkan menjadi 5 kelompok uji dan tiap kelompok terdiri dari 5 ekor tikus putih jantan galur wistar yaitu : kelompok 1 Kontrol negatif (air), kelompok II Kontrol positif (Neo hormoviton Pasak Bumi® 72 mg/200 gram BB), kelompok III (infusa biji pala 43,2 mg / gram BB), kelompok IV (infusa biji pronojiwo 43,2 mg / gram BB) dan kelompok V (kombinasi infusa biji pala 21,6 mg / gram BB dan biji pronojiwo 21,6 mg / gram BB). Penelitian ini mengamati frekuensi climbing yang dilakukan selama 12 hari, diamati dan dicatat frekuensi climbing pada hari ke-0, 2, 4, 6, 8, 10,12 Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi infusa biji pala (Myristica fragans Houtt) dan biji pronojiwo (Kopsia fruticosa (Ker.)D.C) dalam bentuk sediaan infusa memiliki efek afrodisiaka. Dalam penelitian ini kelompok ke IV (infusa biji pronojiwo 43,2 mg / gram BB) memiliki efek afrodisiaka paling tinggi diikuti kelompok III (infusa biji pala 43,2 mg / gram BB), kelompok V (kombinasi infusa biji pala 21,6 mg / gram BB dan biji pronojiwo 21,6 mg / gram BB), kelompok II Kontrol positif dan kelompok I Kontrol negatif. Kata kunci : afrodisiaka, kombinasi infusa, biji pala, biji pronojiwo , tikus putih jantan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: afrodisiaka, kombinasi infusa, biji pala, biji pronojiwo , tikus putih jantan.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Prodi S1 Farmasi
Depositing User: B Supri Yadi
Date Deposited: 20 Nov 2019 03:38
Last Modified: 20 Nov 2019 03:38
URI: http://repository.setiabudi.ac.id/id/eprint/3076

Actions (login required)

View Item View Item